PT Plaza Indonesia Realty Tbk. (PLIN) siap mengucurkan dana mencapai Rp1,2 triliun guna membangun apartemen seluas 1,8 Hektare di Ciputat Tangerang Selatan. Adapaun pihak PLIN menyatakan pembangunan hunian bernama Alterra Residences ini bekerjasama dengan IDE Land Development. Rencananya, pemasangan tiang pancang atau ground breaking Alterra Resindeces dimulai pada Mei 2015 mendatang. Ditargetkan, proyek apartemen yang berlokasi tak jauh dari CBD Simatupang dan Pondok Indah itu akan rampung pada akhir 2017 untuk tahap pertama. Alterra Residences terdiri dari 5 tower yakni Angsana Tower, Banyan Tower, Cemara Tower, Damar Tower, Eboni Tower, dan Commercial Area. Apartemen yang akan dibangun bertipe studio, 1 dan 2 kamar tidur dan tipe loft dengan tanaman tropis serta sky bridge.

Hingga kuartal III 2014, PLIN berhasil mencatatkan laba sebesar Rp 285 miliar atau melesat tinggi dari laba periode yang sama tahun lalu yakni hanya sebesar Rp 1,14 miliar. Pendapatan perseroan di periode tersebut juga meningkat sebesar 11,34% dari pendapatan di kuartal III 2013 yang mencapai Rp 1,01 triliun menjadi Rp 1,13 triliun. Kontribusi pendapatan tersebut masih dari pusat perbelanjaan Rp 543,73 miliar, disusul hotel Rp 446,67 miliar, dan terakhir dari bisnis perkantoran Rp 137,61 miliar.

Hingga akhir 2014, PLIN yakin dapat mengantongi pendapatan hingga Rp 1,6 triliun. Jumlah target tersebut tumbuh 15% dari toreh pendapatan PLIN di tahun lalu yang sebesar Rp 1,39 triliun. Sementara laba sebelum bunga, pajak, dan beban penyusutan (EBITDA) tahun ini diharap Rp 705 miliar dari 2013 yang mencapai Rp 616 miliar. Sementara untuk target tahun 2015, perseroan menargetkan bisa mencapai pertumbuhan bisnis 14% dari tahun 2014 lalu.

Menilik kabar dari lantai bursa perdagangan saham pada Rabu (25/2/15) saham PLIN dibuka pada level 2,665 dari penutupan perdagangan sebelumnya di level 2,650 dan bergerak dalam kisaran 2,650 – 2,665  dengan volume perdagangan saham PLIN mencapai 6,800 lot saham.

Analyst Vibiz Research Center melihat sisi indikator teknikal, harga saham PLIN sejak akhir bulan Juli terlihat terus mengalami pergerakan sideways dikarenakan saham yang terpantau kurang likuid. Indikator MA sudah bergerak sepanjang bolinger band atas. Selain itu indikator stochastic mulai bergerak ke area jenuh beli setelah sebelumnya berada pada area tengah.

Sementara indikator ADX terpantau bergerak naik didukung oleh +DI yang juga bergerak naik yang menunjukan pergerakan PLIN dalam konsolidasi. Dengan kondisi teknikalnya dan didukung fundamentalnya, diprediksi laju PLIN masih akan menguat terbatas dan menunggu sentimen fundamental yang menggerakan PLIN. Saat ini level support berada pada Rp2500 hingga resistance Rp 2740.