Pergerakan saham PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) yang pekan lalu bergerak bearish, berusaha rebound di perdagangan pertama pekan ini dengan harga saham dibuka menguat. Namun kekuatan bullish saham terpangkas kembali hingga kini masih bergerak datar sekalipun ada laporan mantap dari kinerja keuangan perseroan kuartal pertama tahun 2017.

Keuntungan yang didapat perseroan pada periode 3 bulan pertama tahun ini naik hingga mencapai Rp71 miliar sedangkan tahun lalu periode sama mencapai Rp28 miliar.Demikian juga dengan pendapatan perseroan yang meningkat mencapai Rp1.2 triliun sedangkan tahun sebelumnya periode sama Rp1,04 triliun.

Untuk pergerakan sahamnya di lantai perdagangan bursa saham hari Selasa (2/5), saham SMRA dibuka kuat di posisi 1370 dan kemudian bergerak konsolidasi dalam kisaran 1360-1380 dengan volume perdagangan saham mencapai 32 ribu lot saham.

Analyst Vibiz Research Center melihat sisi indikator teknikal, harga saham SMRA perdagangan sebelumnya bearish dengan indikator MA bergerak datar dan indikator Stochastic turun keluar dari area jenuh beli.

Sementara indikator Average Directional Index terpantau bergerak datar dengan +DI yang bergerak turun menunjukan pergerakan SMRA rawan koreksi. Dengan kondisi teknikalnya dan didukung fundamentalnya, diprediksi rekomendasi trading selanjutnya pada kisaran support 1335 dan resisten di 1390.